6 Kendala Dapodik 2026 B dan C dan Solusi Lengkap untuk Operator Sekolah

Aplikasi Dapodik 2026 versi B dan C menjadi sistem utama pendataan sekolah di semester genap tahun ajaran ini. Namun, seiring dengan pembaruan sistem, banyak operator sekolah, guru, hingga kepala sekolah yang mengalami kendala teknis. Mulai dari tombol simpan yang tidak muncul, gagal tukar akses pengguna, hingga proses sinkronisasi yang bermasalah.
Kendala ini tidak hanya menghambat pekerjaan administrasi, tetapi juga bisa berdampak pada validitas data sekolah. Oleh karena itu, memahami setiap jenis masalah beserta solusi yang tepat menjadi hal penting agar pengelolaan data berjalan lancar.
Latar Belakang Masalah Dapodik 2026
Dapodik 2026 membawa banyak pembaruan sistem, termasuk perubahan tampilan, sistem peran pengguna, serta mekanisme sinkronisasi. Sayangnya, tidak semua perangkat dan akun siap menyesuaikan dengan perubahan tersebut. Banyak masalah muncul karena ketidaksinkronan data lama dengan sistem baru, pengaturan akun yang tidak lengkap, serta bug tampilan yang membingungkan pengguna.
Jika tidak segera ditangani, kendala ini bisa menyebabkan keterlambatan sinkron data, kesalahan pelaporan, bahkan gagalnya proses validasi.
Tombol Simpan Data Internet Tidak Muncul
Masalah pertama yang sering terjadi adalah tombol simpan pada menu data internet tidak terlihat di layar. Ketika pengguna mengisi data dan melakukan scroll, tombol tetap tidak muncul.
Solusinya bukan pada sistem, melainkan pada tampilan layar. Operator cukup mengecilkan tampilan browser dengan cara menekan tombol Ctrl dan tanda minus (-) pada keyboard. Cara lain adalah dengan mengatur zoom melalui menu titik tiga di pojok kanan browser, lalu menurunkan persentase tampilan. Setelah tampilan diperkecil, tombol simpan akan terlihat kembali.
Tidak Bisa Tukar Akses Pengguna PTK dan KFS
Masalah berikutnya adalah kegagalan saat melakukan tukar akses pengguna, baik untuk guru maupun kepala sekolah.
Untuk jenjang PAUD dan SD, langkah yang bisa dilakukan adalah masuk ke menu GTK, pilih PTK yang bermasalah, lalu buka menu penugasan. Di sana pilih opsi buat atau ubah akun, kemudian masukkan ulang password yang sama seperti sebelumnya dan simpan.
Jika masih gagal, operator bisa mengatur ulang melalui manajemen sekolah di sistem pusat, lalu melakukan tarik data. Apabila tetap bermasalah, solusi terakhir adalah melakukan instal ulang aplikasi menggunakan versi 2026.C secara langsung, bukan dari pembaruan versi sebelumnya.
Menu Sinkron Tidak Muncul di Akun Kepala Sekolah
Sering kali akun kepala sekolah tidak menampilkan menu validasi dan sinkron. Hal ini terjadi karena peran kepala sekolah belum ditambahkan dengan benar.
Langkah perbaikannya adalah membuka menu manajemen pengguna melalui pengaturan, lalu memasukkan kode registrasi sekolah. Setelah itu, pilih akun kepala sekolah dan tambahkan peran sebagai kepala sekolah. Pastikan PTK tersebut sudah memiliki tugas tambahan sebagai kepala sekolah di data GTK. Jika tugas tambahan belum diisi, maka peran tidak akan muncul.
Setelah peran ditambahkan, lakukan login ulang menggunakan akun kepala sekolah. Jika berhasil, menu validasi dan sinkron akan tampil.
Tombol Sinkron Tidak Ada, yang Muncul Tarik Data
Masalah ini biasanya terjadi karena akun kepala sekolah di sistem pusat terdeteksi ganda. Solusinya adalah mengecek akun melalui sistem manajemen pusat, lalu memastikan hanya satu akun kepala sekolah yang aktif. Jika ada akun ganda, nonaktifkan yang tidak diperlukan.
Setelah itu, tunggu beberapa jam hingga status berubah, lalu lakukan tarik data di aplikasi Dapodik. Jika masih muncul tarik data, coba login langsung menggunakan akun kepala sekolah, bukan melalui tukar akses pengguna.
Pesan Akun Belum Terdaftar Saat Sinkron
Jika setelah sinkron muncul pesan akun belum terdaftar, artinya data akun di aplikasi belum terbarui meskipun sudah diperbaiki di sistem pusat.
Solusi terbaik adalah menunggu maksimal 1×24 jam, lalu mencoba tarik data kembali. Jika masih gagal, lakukan instal ulang aplikasi Dapodik menggunakan installer 2026.C, lalu lakukan registrasi secara offline.
Sinkron Macet dan Registrasi Offline
Sinkronisasi yang macet juga bisa disebabkan oleh data lama yang tidak sesuai dengan sistem terbaru. Dalam kondisi ini, registrasi offline menjadi solusi paling aman.
Langkahnya adalah mengunduh prefill Dapodik dari situs resmi, lalu menyalin file tersebut ke folder sistem. Setelah itu, buka aplikasi Dapodik, pilih registrasi offline, masukkan kode registrasi dan akun, lalu lanjutkan proses. Setelah berhasil, lakukan pengisian ulang data dan sinkronisasi.
Kesimpulan
Kendala di Dapodik 2026 B dan C sebenarnya dapat diatasi dengan langkah yang tepat. Mulai dari pengaturan tampilan, perbaikan akun, hingga instal ulang dan registrasi offline, semuanya memiliki solusi yang jelas. Dengan memahami setiap masalah dan cara mengatasinya, operator sekolah dapat bekerja lebih efektif dan memastikan data yang dikirim benar serta valid.








