Alur Pengerjaan EMIS GTK Semester Genap 2025/2026 Pengganti Simpatika

Memasuki semester genap tahun ajaran 2025/2026, operator madrasah kembali dihadapkan pada perubahan besar dalam sistem pengelolaan data guru dan tenaga kependidikan. Jika sebelumnya pengerjaan EMIS GTK dilakukan melalui portal lama yang terhubung dengan sistem Simpatika, kini Kementerian Agama secara resmi memindahkan proses tersebut ke platform baru berbasis EMIS GTK.
Perubahan ini bukan tanpa alasan. Selama beberapa tahun terakhir, sistem lama dinilai kurang stabil, sering lambat, serta tidak terintegrasi penuh dengan layanan digital madrasah lainnya. Karena itu, pengembang mengganti portal lama dengan platform baru yang lebih terhubung dengan layanan EMIS 4.0. Sejak 11 Februari, sistem ini mulai disosialisasikan ke beberapa provinsi, dan dalam waktu dekat akan dibuka secara nasional.
Hal yang membuat banyak operator kebingungan adalah alamat portal lama sudah tidak lagi bisa digunakan untuk proses pengerjaan. Kini seluruh aktivitas diarahkan ke sistem EMIS GTK versi baru yang terhubung langsung dengan akun SSO EMIS. Artinya, semua aktivitas tidak lagi berdiri sendiri, melainkan menyatu dengan ekosistem data madrasah secara nasional.
Portal EMIS GTK Baru dan Integrasi dengan EMIS 4.0
Portal baru EMIS GTK (https://emisgtk.imp.id/login) memiliki tampilan dan struktur yang berbeda dari versi sebelumnya. Developer yang mengelola sistem ini juga telah berganti. Perubahan ini membawa konsep baru, yaitu semua data guru, siswa, rombel, kurikulum, dan instansi sudah terhubung langsung dari basis data pusat.
Untuk masuk ke sistem, operator tidak lagi membuat akun manual. Login dilakukan melalui SSO EMIS. Langkahnya dimulai dengan masuk ke EMIS 4.0 terlebih dahulu, kemudian me-refresh halaman EMIS GTK agar sistem mengenali akun sebagai operator madrasah. Setelah itu, menu akan otomatis terbuka sesuai hak akses.
Pada tahap awal, sistem masih bersifat pratinjau. Operator hanya dianjurkan melakukan pengecekan data, bukan langsung melakukan perubahan besar. Hal ini penting agar tidak terjadi kesalahan sebelum adanya petunjuk resmi dari pusat.
Struktur Menu dalam EMIS GTK Versi Terbaru
Di dalam dashboard, operator akan menemukan beberapa menu utama yang sebelumnya terpisah di berbagai sistem. Sekarang semuanya disatukan dalam satu portal.
Menu pertama adalah manajemen PTK. Di sini sudah tersedia data lengkap guru dan tenaga kependidikan, termasuk status sertifikasi, riwayat pendidikan, hingga nomor energi yang sebelumnya hanya ada di Simpatika.
Selanjutnya terdapat menu instansi yang berisi data kelembagaan madrasah. Di dalamnya terdapat sub menu kepegawaian, kurikulum, serta kesiswaan. Data rombongan belajar juga sudah otomatis ditarik dari sistem pusat, sehingga operator tidak perlu membuat ulang seperti tahun-tahun sebelumnya.
Pada bagian kurikulum, terdapat data mata pelajaran, rombel, dan jam mengajar. Namun, fitur cek linearitas guru belum diaktifkan. Ini menunjukkan bahwa sistem masih dalam tahap penyempurnaan.
Pengelolaan Data Siswa Masih Melalui Impor
Berbeda dengan rombel yang sudah otomatis, data siswa belum terintegrasi penuh. Operator harus melakukan impor secara manual menggunakan template yang sudah disediakan di dalam sistem.
Template tersebut sudah berisi kolom lengkap, mulai dari identitas siswa, kelas, hingga status aktif. Operator hanya perlu mengisi sesuai data di madrasah, kemudian mengunggah kembali ke sistem. Karena belum ada menu tarik data langsung dari EMIS, proses ini harus dilakukan secara teliti agar tidak terjadi kesalahan.
Menu Verifikasi, Kalender, dan Aktivasi Madrasah
Selain data guru dan siswa, sistem juga menyediakan menu verifikasi CNT, master data hari libur, serta pengaturan kalender akademik. Operator dapat menyesuaikan hari libur nasional dan lokal sesuai kebijakan daerah masing-masing.
Di bagian beranda, terdapat menu aktivasi madrasah. Fitur ini akan menjadi gerbang utama sebelum pengerjaan EMIS GTK semester genap bisa dimulai sepenuhnya. Aktivasi ini nantinya memerlukan persetujuan berjenjang dari pihak terkait.
Fungsi EMIS GTK sebagai Pengganti Simpatika
Dengan hadirnya EMIS GTK versi baru, secara otomatis sistem lama yang terhubung dengan Simpatika dinyatakan tidak lagi digunakan. Semua proses validasi, pengajuan, hingga sinkronisasi data akan dilakukan melalui platform ini.
Hal ini menunjukkan arah kebijakan digital madrasah yang semakin terpusat. Tidak ada lagi sistem terpisah yang berjalan sendiri-sendiri. Semua terhubung dalam satu ekosistem data nasional.
Kesimpulan
Peralihan ke EMIS GTK versi baru menandai babak baru dalam pengelolaan EMIS GTK semester genap 2025/2026. Meskipun saat ini masih dalam tahap awal, operator madrasah sudah dapat mulai mengecek dan memahami struktur sistemnya. Dengan integrasi penuh ke EMIS 4.0, proses ke depan diharapkan menjadi lebih cepat, akurat, dan terkontrol. Kunci utamanya adalah kesabaran menunggu petunjuk resmi dan memastikan data yang ada benar sebelum sistem benar-benar dibuka untuk pengerjaan penuh.








