Cara Pengajuan NUPTK di Verval PTK Terbaru, Panduan Lengkap untuk Guru dan Tenaga Kependidikan

Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan atau yang dikenal dengan NUPTK merupakan salah satu identitas penting bagi guru maupun tenaga kependidikan di Indonesia. Nomor ini berfungsi sebagai kode identifikasi resmi yang digunakan dalam berbagai administrasi pendidikan nasional. Tanpa NUPTK, seorang guru biasanya akan mengalami kesulitan dalam mengakses berbagai program yang berkaitan dengan pengembangan profesi maupun administrasi pendidikan.
Karena perannya yang cukup penting, banyak guru maupun tenaga kependidikan yang berusaha segera mengajukan NUPTK setelah memenuhi persyaratan yang berlaku. Saat ini proses pengajuan NUPTK dapat dilakukan secara online melalui sistem Verval PTK yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan.
Meski prosesnya sudah berbasis digital, masih banyak operator sekolah maupun guru yang belum memahami secara detail bagaimana cara mengajukan NUPTK dengan benar. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui syarat yang harus dipenuhi sekaligus langkah-langkah pengajuannya agar proses berjalan lancar.
Latar Belakang Pentingnya NUPTK bagi Guru
Dalam sistem pendidikan nasional, setiap pendidik dan tenaga kependidikan harus memiliki identitas resmi yang tercatat dalam database pemerintah. Identitas tersebut digunakan untuk memastikan bahwa data guru yang tercatat benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
NUPTK menjadi salah satu identitas yang berfungsi untuk mendata seluruh tenaga pendidik di Indonesia. Nomor ini biasanya digunakan dalam berbagai program pendidikan seperti sertifikasi guru, pengelolaan tunjangan, hingga program pelatihan profesional yang diselenggarakan oleh pemerintah.
Selain itu, NUPTK juga menjadi bagian dari sistem pendataan tenaga kependidikan yang terintegrasi dengan berbagai layanan pendidikan lainnya. Oleh karena itu, guru yang belum memiliki NUPTK biasanya akan disarankan untuk segera mengajukannya melalui sekolah tempat mereka bertugas.
Sekilas Tentang Sistem Verval PTK
Verval PTK merupakan sistem verifikasi dan validasi data pendidik serta tenaga kependidikan yang digunakan untuk memastikan keakuratan data yang tercatat dalam database pendidikan nasional. Melalui sistem ini, operator sekolah dapat melakukan berbagai proses administrasi termasuk pengajuan NUPTK bagi guru yang memenuhi syarat.
Proses pengajuan dilakukan secara online melalui akun operator sekolah yang terhubung dengan sistem SDM Data. Setelah pengajuan dilakukan, data tersebut akan diverifikasi oleh dinas pendidikan sebelum akhirnya diproses lebih lanjut oleh pusat.
Karena sistem ini bekerja secara bertahap, penting bagi operator sekolah untuk memastikan semua dokumen yang diunggah sudah lengkap dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Syarat Pengajuan NUPTK yang Perlu Dipersiapkan
Sebelum memulai proses pengajuan NUPTK, ada beberapa dokumen penting yang harus disiapkan terlebih dahulu. Persyaratan ini menjadi bagian dari proses verifikasi untuk memastikan bahwa data guru yang diajukan memang memenuhi ketentuan.
Salah satu dokumen utama yang harus disiapkan adalah ijazah pendidikan. Untuk guru, biasanya diperlukan ijazah mulai dari jenjang sekolah dasar hingga jenjang pendidikan terakhir yaitu sarjana atau S1.
Sementara untuk tenaga administrasi sekolah, persyaratan ijazah bisa sampai jenjang SMA. Jika tenaga administrasi tidak memiliki ijazah S1, maka dokumen yang diunggah pada bagian tersebut dapat diganti dengan ijazah SMA.
Selain ijazah, dokumen lain yang harus dipersiapkan adalah surat pengangkatan atau surat penugasan yang masih berlaku. Dokumen ini berbeda tergantung status guru yang bersangkutan.
Bagi guru non PNS yang diangkat oleh pemerintah daerah dan bertugas di sekolah negeri, cukup melampirkan surat penugasan yang masih berlaku dari pejabat terkait. Berbeda dengan ketentuan sebelumnya yang mengharuskan surat penugasan dari dua tahun terakhir, aturan terbaru hanya mewajibkan surat yang masih berlaku.
Sedangkan bagi guru yang bertugas di sekolah yang dikelola oleh yayasan, syaratnya adalah melampirkan SK pengangkatan dari ketua yayasan yang masih berlaku serta surat pembagian tugas mengajar dari kepala sekolah pada tahun pelajaran aktif.
Cara Pengajuan NUPTK di Verval PTK
Setelah semua dokumen dipersiapkan, proses pengajuan NUPTK dapat dilakukan melalui sistem Verval PTK dengan langkah-langkah berikut.
- Membuka Browser dan Mengakses Verval PTK
Langkah pertama adalah membuka browser di komputer atau laptop. Setelah itu ketik alamat situs Verval PTK pada kolom alamat dan tekan enter untuk membuka halaman utama sistem.
- Login Menggunakan Akun Operator Sekolah
Setelah halaman terbuka, login menggunakan akun SDM Data milik operator sekolah. Akun ini digunakan untuk mengakses berbagai layanan administrasi yang berkaitan dengan data pendidik.
Masukkan username dan password dengan benar, kemudian lanjutkan proses login.
- Memasukkan Kode OTP
Sebagai langkah keamanan tambahan, sistem biasanya akan meminta kode OTP untuk verifikasi. Masukkan kode tersebut pada kolom yang tersedia lalu klik verifikasi untuk melanjutkan proses.
Jika berhasil, operator akan masuk ke dashboard utama Verval PTK.
- Membuka Menu Pengajuan NUPTK
Pada halaman utama sistem terdapat berbagai menu pengelolaan data. Cari menu yang bertuliskan pengajuan NUPTK kemudian klik menu tersebut untuk melihat daftar calon pengajuan.
Di halaman ini akan muncul daftar guru atau tenaga kependidikan yang sudah memenuhi syarat untuk diajukan NUPTK.
- Memastikan Data PTK Sudah Terdaftar
Jika nama guru tidak muncul dalam daftar tersebut, biasanya berarti ada data yang belum memenuhi syarat. Misalnya data belum valid di Dukcapil atau status PTK belum sesuai dengan ketentuan.
Operator perlu memastikan bahwa data guru sudah benar sebelum melanjutkan proses pengajuan.
- Klik Tombol Ajukan NUPTK
Jika nama PTK sudah muncul dalam daftar, klik tombol ajukan NUPTK pada baris data tersebut untuk memulai proses pengajuan.
Sistem kemudian akan menampilkan halaman untuk mengunggah dokumen persyaratan.
- Mengunggah Dokumen Persyaratan
Langkah selanjutnya adalah mengunggah dokumen yang diperlukan seperti SK pengangkatan dan ijazah pendidikan.
Dokumen harus diunggah dalam format PDF dengan ukuran maksimal sekitar 2 MB untuk SK pengangkatan dan maksimal 1 MB untuk setiap file ijazah.
Pastikan dokumen yang diunggah merupakan hasil scan yang jelas agar mudah diverifikasi oleh pihak yang memeriksa.
- Mengunggah Ijazah dari SD hingga S1
Operator harus mengunggah ijazah secara berurutan mulai dari jenjang SD, SMP, SMA hingga S1 untuk guru.
Jika ukuran file terlalu besar, dokumen dapat dikompres terlebih dahulu agar sesuai dengan batas maksimal yang ditentukan.
- Mengirim Pengajuan NUPTK
Setelah semua dokumen berhasil diunggah, klik tombol ajukan untuk mengirimkan permohonan pengajuan NUPTK.
Sistem akan memproses pengajuan tersebut dan menampilkan notifikasi bahwa pengajuan berhasil dikirim.
- Menunggu Persetujuan dari Dinas Pendidikan
Setelah pengajuan berhasil dilakukan, tahap berikutnya adalah menunggu proses persetujuan dari dinas pendidikan.
Jika pengajuan disetujui, data akan diteruskan ke pusat untuk proses penerbitan NUPTK.
Perbedaan Proses Sekolah Negeri dan Yayasan
Ada sedikit perbedaan proses pengajuan antara sekolah negeri dan sekolah yang dikelola oleh yayasan.
Untuk sekolah negeri, setelah operator sekolah mengajukan NUPTK, proses selanjutnya adalah menunggu persetujuan dari dinas pendidikan.
Sedangkan untuk sekolah yayasan, pengajuan yang dilakukan oleh operator sekolah harus terlebih dahulu disetujui oleh operator yayasan. Setelah disetujui oleh yayasan, barulah pengajuan tersebut akan diteruskan ke dinas pendidikan.
Kesimpulan
NUPTK merupakan identitas resmi bagi guru dan tenaga kependidikan yang memiliki peran penting dalam sistem administrasi pendidikan nasional. Oleh karena itu, guru yang belum memiliki NUPTK sebaiknya segera mengajukan nomor tersebut melalui sekolah tempat mereka bertugas.
Proses pengajuan NUPTK kini dapat dilakukan secara online melalui sistem Verval PTK. Dengan menyiapkan dokumen yang diperlukan serta mengikuti langkah-langkah pengajuan dengan benar, operator sekolah dapat membantu guru mendapatkan NUPTK dengan lebih cepat.
Selain itu, penting juga untuk memastikan bahwa seluruh data yang diunggah sudah valid dan sesuai dengan ketentuan agar proses verifikasi dapat berjalan lancar hingga tahap penerbitan NUPTK oleh pusat.








