6 Cara Ajukan Bantuan Sarana Digitalisasi untuk TKA 2025 di Simsarpras

Kementerian Agama Republik Indonesia kembali membuka peluang besar bagi Madrasah Aliyah (MA) melalui program bantuan sarana digitalisasi yang mendukung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun anggaran 2025. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan mutu sarana pembelajaran berbasis teknologi, sekaligus memastikan kesiapan madrasah dalam menghadapi era digital di bidang pendidikan.

Program ini disalurkan melalui portal SIM Sarpras (Sistem Informasi Manajemen Sarana dan Prasarana) dan ditujukan khusus bagi madrasah yang memiliki laboratorium komputer, namun belum memiliki perangkat memadai untuk pelaksanaan ujian berbasis digital.

Tujuan utamanya adalah mendukung kegiatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) agar berjalan lebih efisien, transparan, dan sesuai standar nasional. Bantuan ini mencakup perangkat komputer, jaringan internet, serta fasilitas penunjang digitalisasi pembelajaran.

Kriteria Madrasah yang Berhak Mengajukan

Tidak semua madrasah dapat mengajukan bantuan ini. Berdasarkan ketentuan resmi, berikut adalah tiga kriteria utama yang harus dipenuhi:

  1. Memiliki ruang laboratorium komputer, tetapi belum memiliki perangkat komputer atau perangkat yang ada sudah tidak layak digunakan.

  2. Memiliki jaringan listrik aktif di lingkungan madrasah agar sarana digital dapat berfungsi dengan baik.

  3. Tersedia jaringan internet stabil untuk mendukung pelaksanaan TKA berbasis daring.

Ketiga poin ini menjadi dasar kelayakan pengajuan proposal. Apabila salah satu belum terpenuhi, maka sistem di portal SIM Sarpras tidak akan memberikan izin untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya.

Baca Juga:  9 Cara Input Data Pengawas Tka Di Web TKA Terbaru, OPS Wajib Tahu!

Panduan Lengkap Cara Pengajuan di Portal SIM Sarpras

Bagi madrasah yang telah memenuhi syarat, berikut langkah-langkah lengkap untuk mengajukan proposal bantuan digitalisasi melalui portal SIM Sarpras (simsarpras.kemenag.go.id).

1. Login ke Portal

  • Buka browser dan ketik alamat portal SIM Sarpras.

  • Pilih tahun anggaran 2025.

  • Masukkan username dan password.

    • Username: NSM madrasah

    • Password: NSM (jika belum diubah).
      Jika lupa password, hubungi admin SIM Sarpras kabupaten atau kota setempat.

2. Lengkapi Profil Madrasah

Setelah berhasil login, pastikan seluruh data pada profil madrasah sudah lengkap 100%.
Bagian yang wajib diisi meliputi:

  • Identitas madrasah (nama, alamat, status, akreditasi).

  • Data pokok (jumlah rombel, siswa laki-laki dan perempuan per kelas).

  • Kondisi sarana dan prasarana (tanah, bangunan, peralatan).

Jika ada kolom bertanda bintang merah, wajib diisi agar sistem dapat memverifikasi kelayakan madrasah.

3. Upload Dokumen Pendukung

Sebelum mengajukan proposal, madrasah perlu mengunggah dokumen pendukung administrasi.
Empat jenis dokumen yang diminta antara lain:

  • Foto kegiatan siswa.

  • Foto kondisi sarana baik dan rusak.

  • Video kondisi madrasah.
    Ukuran maksimal setiap file adalah 20 MB. Pastikan format file JPG, PNG, atau PDF agar mudah diterima sistem.

4. Ajukan Proposal Bantuan

Masuk ke menu Pengajuan Proposal. Pada tahap ini:

  • Pilih jenis bantuan:

    • Peningkatan sarpras untuk Madrasah Aliyah Negeri, atau

    • Bantuan sarpras untuk Madrasah Aliyah Swasta.

  • Isi alasan pengajuan dengan jelas, misalnya kondisi perangkat komputer yang tidak layak atau kebutuhan pelaksanaan TKA berbasis digital.

  • Klik Tahapan Selanjutnya.

5. Upload Berkas Pengajuan

Terdapat tiga dokumen utama yang wajib diunggah:

  1. Surat Permohonan – dapat diunduh langsung dari sistem, kemudian disesuaikan dengan data madrasah dan tahun anggaran 2025.

  2. Dokumen Pendukung TKA – berupa proposal bantuan dan foto kondisi sarpras.

  3. Surat Pernyataan – berisi pernyataan kebenaran data, ditandatangani kepala madrasah, dan diberi cap resmi.

Baca Juga:  7 Cara Mengisi Komputer Proktor, Sesi, & Gelombang di Web TKA 2025

Setelah semua berkas terunggah, klik Upload Semua File, tunggu hingga proses selesai 100%.

6. Kirim Proposal

Tahap terakhir, periksa kembali seluruh data. Jika sudah benar, centang pernyataan kesediaan dan klik Kirim Permohonan.
Sistem akan menampilkan notifikasi bahwa proposal telah dikirim ke Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan Kemenag RI.

Cetak Bukti Pengajuan

Setelah proposal terkirim, kembali ke dashboard utama dan pilih menu Tanda Terima. Unduh dokumen tanda terima dalam format PDF yang berisi QR Code resmi dari SIM Sarpras sebagai bukti sah bahwa madrasah telah melakukan pengajuan.

BACA JUGA: Cara Mengajukan Proposal di Simsarpras Kemenag Dan Syaratnya

Penutup

Program Bantuan Sarana Digitalisasi untuk Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 merupakan langkah nyata Kementerian Agama dalam memperkuat infrastruktur pendidikan berbasis digital di madrasah. Dengan kemudahan pengajuan melalui SIM Sarpras, madrasah kini dapat mengoptimalkan proses administrasi secara cepat, transparan, dan terintegrasi.

Bagi madrasah yang memenuhi kriteria, segera lengkapi data dan dokumen agar tidak tertinggal dari gelombang pertama penyaluran bantuan ini. Harapannya, program ini bukan hanya memperkuat pelaksanaan TKA, tetapi juga menjadi pondasi bagi transformasi digital madrasah di seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button