Cara Download dan Upload DNS serta SPTJM TKA SD dan SMP dengan Benar

Pelaksanaan TKA untuk jenjang SD dan SMP kini menjadi salah satu agenda penting dalam dunia pendidikan. Seiring dengan digitalisasi sistem, seluruh proses administrasi TKA tidak lagi dilakukan secara manual, melainkan melalui aplikasi berbasis web. Di dalamnya terdapat beberapa tahapan yang harus diselesaikan oleh operator sekolah, salah satunya adalah pengelolaan DNS, DNT, dan SPTJM.

Banyak sekolah mengalami kendala karena belum memahami alur dokumen ini. Ada yang gagal upload, ada yang tidak bisa melanjutkan ke tahap berikutnya, bahkan ada yang bingung membedakan DNS dan DNT. Padahal, ketiganya saling berkaitan dan menjadi syarat wajib agar peserta TKA dapat divalidasi oleh sistem.

Agar tidak terjadi kesalahan yang berulang, penting bagi operator untuk memahami setiap tahap secara runtut. Jika satu tahap terlewat, maka menu berikutnya tidak akan aktif. Karena itu, tutorial ini disusun agar bisa menjadi panduan lengkap yang mudah dipahami.

Sekilas Tentang DNS, DNT, dan SPTJM TKA

DNS adalah daftar nama siswa yang akan mengikuti TKA. Dokumen ini harus ditandatangani langsung oleh siswa sebagai bukti keikutsertaan. DNS tidak mencakup seluruh siswa di sekolah, melainkan hanya peserta yang benar-benar mengikuti TKA.

DNT memiliki isi yang hampir sama dengan DNS, namun tidak memerlukan tanda tangan siswa. DNT biasanya diterbitkan oleh dinas setelah sekolah mengunggah DNS yang sudah ditandatangani.

Baca Juga:  Cara Ganti Akun PTK Untuk InfoGTK Kepala Sekolah, Guru, Tendik

SPTJM adalah surat pernyataan tanggung jawab mutlak yang ditandatangani kepala sekolah. Isi surat ini menyatakan bahwa seluruh data peserta sesuai dengan DNT yang diterbitkan dinas. Tanpa SPTJM, proses finalisasi tidak bisa dilanjutkan.

Ketiga dokumen ini membentuk satu alur yang saling terhubung dan tidak bisa dibalik urutannya.

Tutorial Download dan Upload DNS serta SPTJM TKA

Berikut langkah-langkah lengkap yang harus dilakukan.

1. Login ke Aplikasi TKA

Buka laman resmi TKA melalui browser. Masuk menggunakan akun sekolah. Pastikan memilih jenjang SD atau SMP sesuai data sekolah. Setelah berhasil login, pastikan data infrastruktur, peserta, dan pendaftaran sudah selesai.

2. Masuk ke Menu Data Peserta

Pada halaman utama, pilih menu Data Peserta. Setelah itu klik submenu Finalisasi dan Upload DNS. Di halaman ini akan terlihat status cetak dan upload yang masih bertanda silang merah jika belum diproses.

3. Cetak DNS oleh Dinas

Tahap pertama bukan dilakukan oleh sekolah, melainkan oleh dinas. Dinas akan mengunduh DNS dari sistem berdasarkan data peserta yang sudah diinput. DNS ini bisa diberikan dalam bentuk file atau cetakan fisik.

Sekolah tidak bisa mengunggah DNS sebelum dinas melakukan cetak atau unduh terlebih dahulu. Jika belum dicetak, sistem akan menampilkan peringatan.

4. Tanda Tangan DNS oleh Siswa

Setelah menerima DNS dari dinas, cetak dan bagikan kepada siswa peserta TKA. Setiap siswa wajib membubuhkan tanda tangan pada namanya masing-masing. Jumlah DNS harus sesuai dengan jumlah peserta yang benar-benar mengikuti TKA.

Baca Juga:  Cara Sinkronisasi Dapodik 2026 C Dan 8 Solusi Gagal Sinkron Dapodik

5. Upload DNS yang Sudah Ditandatangani

Kembali ke menu Finalisasi dan Upload DNS. Klik nama sekolah, lalu pilih tombol upload. Unggah file DNS yang sudah ditandatangani siswa. Jika berhasil, status akan berubah dari silang merah menjadi tanda centang.

6. Menunggu Terbitnya DNT

Setelah DNS berhasil diunggah, sekolah tinggal menunggu DNT dari dinas. Sambil menunggu, sekolah bisa mengatur sesi dan gelombang pelaksanaan TKA.

DNT tidak perlu ditandatangani siswa dan tidak perlu diunggah. Dokumen ini cukup disimpan sebagai arsip sekolah.

7. Masuk ke Menu SPTJM

Setelah DNT terbit, masuk ke menu SPTJM di aplikasi TKA. Sistem akan menampilkan format surat yang mengacu pada jumlah peserta sesuai DNT.

8. Cetak dan Tanda Tangani SPTJM

Cetak SPTJM, lalu minta kepala sekolah menandatangani surat tersebut di atas materai. Pastikan data jumlah peserta sesuai dengan DNT yang diterima.

9. Upload SPTJM

Kembali ke menu SPTJM, klik upload, lalu pilih file SPTJM yang sudah ditandatangani. Jika berhasil, status akan berubah menjadi valid.

Kesimpulan

Proses DNS, DNT, dan SPTJM dalam TKA SD dan SMP harus dilakukan secara berurutan. DNS harus dicetak oleh dinas, ditandatangani siswa, lalu diunggah. Setelah itu menunggu DNT sebagai dasar pembuatan SPTJM. Jika seluruh langkah dilakukan sesuai alur, maka proses TKA akan berjalan lancar tanpa kendala sistem.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button