Cara Melakukan Pendaftaran Peserta TKA SD dan SMP Terbaru 2026

Dalam beberapa tahun terakhir, sistem evaluasi pendidikan di Indonesia terus mengalami pembaruan. Salah satu kebijakan terbaru adalah pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik atau TKA bagi peserta didik jenjang SD dan SMP. Kebijakan ini bertujuan untuk memetakan kemampuan dasar siswa, terutama pada mata pelajaran inti, sehingga sekolah dan pemerintah dapat melihat kualitas pembelajaran secara lebih objektif.
Namun, berbeda dengan ujian nasional di masa lalu, TKA bersifat tidak wajib. Sekolah dan siswa diberikan kebebasan untuk mengikuti atau tidak mengikuti program ini. Meski demikian, TKA memiliki manfaat penting karena sertifikatnya dapat digunakan sebagai nilai tambah dalam proses seleksi ke jenjang pendidikan berikutnya, khususnya melalui jalur prestasi.
Karena tidak bersifat wajib, proses pendaftaran peserta menjadi tahap krusial. Sekolah harus memastikan bahwa setiap siswa yang ikut benar-benar mendapatkan persetujuan dari orang tua. Oleh sebab itu, sistem pendaftaran dirancang melalui beberapa tahap agar keputusan yang diambil bersifat transparan dan terdokumentasi.
Sekilas Tentang Sistem Pendaftaran TKA SD dan SMP
Pendaftaran TKA dilakukan melalui laman khusus yang hanya bisa diakses oleh proktor atau operator sekolah. Sistem ini terintegrasi dengan data peserta didik yang sebelumnya telah diimpor dari basis data sekolah.
Alur kerja pendaftaran TKA terdiri dari tiga tahapan utama. Tahap pertama adalah pengisian data infrastruktur serta unggah surat kesiapan sekolah. Tahap kedua adalah impor biodata peserta. Setelah kedua tahap tersebut selesai dan berhasil, barulah sekolah dapat melanjutkan ke tahap ketiga, yaitu pendaftaran peserta TKA.
Tahap ketiga inilah yang menentukan siapa saja siswa yang akan mengikuti TKA. Karena sifatnya kolektif, sekolah harus mencetak surat pernyataan untuk seluruh siswa, baik yang akan ikut maupun tidak.
Alur Awal Sebelum Pendaftaran Peserta
Sebelum masuk ke menu pendaftaran, pastikan bahwa proses impor biodata peserta telah berhasil. Cara mengeceknya adalah dengan membuka menu impor biodata pada sistem TKA. Jika status sudah menunjukkan tanda berhasil, maka proses dapat dilanjutkan. Jika belum, operator wajib melakukan impor ulang hingga benar-benar sukses.
Langkah ini penting karena pendaftaran tidak dapat dilakukan jika data peserta belum tersimpan dengan benar.
Tutorial Lengkap Cara Pendaftaran Peserta TKA SD dan SMP
-
Login ke akun proktor atau operator pada laman TKA.
-
Pastikan menu impor biodata peserta sudah berstatus berhasil.
-
Masuk ke menu pendaftaran peserta.
-
Tampilkan seluruh siswa dalam satu halaman dengan memilih jumlah maksimal agar semua data muncul.
-
Periksa kembali biodata setiap siswa. Jika ada perubahan, lakukan impor ulang terlebih dahulu.
-
Centang seluruh siswa untuk proses awal.
-
Klik cetak surat pernyataan pendaftaran secara kolektif.
-
Unduh file surat yang berisi daftar seluruh siswa.
-
Cetak surat tersebut dan bagikan kepada setiap siswa.
-
Minta siswa mengisi pilihan ikut atau tidak ikut, lalu menandatangani surat bersama orang tua.
-
Kumpulkan kembali seluruh surat pernyataan ke sekolah.
-
Kembali ke menu pendaftaran peserta.
-
Masukkan pilihan sesuai surat yang telah dikumpulkan.
-
Pastikan semua siswa sudah dipilih dengan benar.
-
Klik simpan untuk menyimpan keputusan.
Jika tombol pilihan terkunci, lakukan penyegaran halaman hingga dapat diklik kembali.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengisi Data
Disarankan untuk menampilkan seluruh siswa dalam satu halaman agar data tidak hilang saat berpindah halaman. Jika diisi per halaman, sistem berisiko tidak menyimpan perubahan.
Selain itu, keputusan yang dimasukkan harus sesuai dengan surat pernyataan yang telah ditandatangani oleh siswa dan orang tua.
Mata Pelajaran dalam TKA
Untuk jenjang SD dan SMP, TKA hanya mencakup dua mata pelajaran, yaitu Matematika dan Bahasa Indonesia. Pelaksanaannya dilakukan dalam dua hari berbeda, satu mata pelajaran per hari.
Kesimpulan
Pendaftaran peserta TKA SD dan SMP bukan sekadar proses administratif, tetapi juga bentuk komunikasi antara sekolah, siswa, dan orang tua. Dengan mengikuti langkah-langkah yang benar, sekolah dapat memastikan bahwa setiap keputusan tercatat dengan baik dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.








