Tahap Awal Pengelolaan TKA Jenjang MI dan MTs Tahun 2026, Ini Panduan Lengkapnya

Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik atau TKA tahun 2026 untuk jenjang MI dan MTs resmi memasuki tahap awal. Para operator madrasah kini mulai disibukkan dengan proses pengelolaan sistem yang menjadi dasar kelancaran ujian. Tidak hanya soal pendaftaran, tetapi juga mencakup pengaturan akun, validasi data lembaga, hingga kesiapan infrastruktur. Semua tahapan ini wajib dipahami agar tidak terjadi kendala saat pelaksanaan utama nanti.
TKA menjadi salah satu instrumen penting dalam pemetaan mutu pendidikan di madrasah. Pada tahun 2026, pelaksanaan TKA mengalami beberapa perubahan, khususnya dari sisi durasi. Jika sebelumnya hanya berlangsung dua hari, kini jadwal diperpanjang hingga sepuluh hari. Untuk jenjang MTs, ujian utama dijadwalkan pada 6–16 April 2026, sedangkan MI atau SDI berlangsung pada 20–30 April 2026.
Tahapan awal dimulai dari pendaftaran yang dibuka sejak 19 Januari hingga 28 Februari 2026. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan simulasi, gladi bersih, pelaksanaan utama, ujian susulan, pengolahan nilai, dan pengumuman hasil yang direncanakan pada 24 Mei 2026.
Akses Portal TKA 2026
Langkah pertama yang harus dilakukan operator adalah mengakses laman resmi TKA melalui browser. Pastikan memilih menu TKA 2026 SD SMP, bukan versi 2025 yang diperuntukkan bagi SMA dan SMK.
Username dan password diperoleh dari admin kabupaten atau mengikuti format standar. Untuk jenjang MI, format username menggunakan kode wilayah dan nomor madrasah, sedangkan password disesuaikan dengan NPSN yang dikombinasikan dengan format tertentu. Setelah login berhasil, sistem akan meminta pengguna melengkapi pengaturan akun.
Pengaturan Akun Operator
Pada menu pengaturan akun, operator wajib mengisi nama lengkap, nomor identitas, email aktif, serta nomor ponsel. Penggantian kata sandi sangat disarankan agar lebih mudah diingat dan aman. Selain itu, pengguna juga diminta mengunggah foto sebagai identitas. Setelah semua data lengkap, simpan perubahan agar akun siap digunakan.
Verifikasi Data Satuan Pendidikan
Tahap berikutnya adalah membuka menu Data Master lalu memilih Satuan Pendidikan. Di sini, operator perlu mengecek alamat, nomor telepon, dan informasi lainnya. Jika masih ada kesalahan, segera lakukan perbaikan sebelum menyimpan. Validitas data ini menjadi dasar pengelolaan peserta dan pelaksanaan tes.
Pengisian Status dan Infrastruktur
Menu Administrasi Tes menjadi bagian paling krusial. Pada bagian status, operator harus mengisi jumlah peserta tingkat akhir, memilih status pelaksanaan, serta menentukan mode ujian apakah mandiri dan full online.
Di tab infrastruktur, isikan jumlah komputer proktor, laptop, klien milik sekolah, klien pinjaman, hub, sumber listrik, daya listrik, jenis internet, serta kapasitas bandwidth. Data ini harus sesuai kondisi nyata agar tidak terjadi kendala teknis saat ujian.
Pengaturan Teknis dan Calon Pengawas
Masih dalam menu yang sama, buka tab teknis untuk mengisi data proktor dan teknisi, termasuk nama serta nomor kontak. Setelah itu, lanjutkan ke menu Calon Pengawas.
Di sini, operator bisa menambahkan pengawas dengan mengisi NUBTK, NIK, nama, email, nomor HP, mata pelajaran, serta mengunggah foto. Setelah semua lengkap, klik simpan.
Data Peserta Menunggu Sinkronisasi
Untuk tahap awal, data peserta belum bisa diimpor karena masih diproses oleh admin pusat. Oleh karena itu, menu terkait sesi ujian, cek data, dan pakta integritas belum bisa diaktifkan.
Kesimpulan
Tahap awal pengelolaan TKA jenjang MI dan MTs tahun 2026 menuntut ketelitian operator dalam mengatur akun, memverifikasi data lembaga, serta memastikan kesiapan infrastruktur. Dengan mengikuti setiap langkah secara sistematis, madrasah akan lebih siap menghadapi pelaksanaan utama. Persiapan sejak awal bukan hanya menghindari kendala, tetapi juga menjadi kunci sukses kelancaran TKA 2026.








