10 Tahapan Pengerjaan EMIS GTK 2026 Hingga Proses Cetak S25 Simpatika untuk Operator Madrasah

Memasuki semester genap tahun pelajaran 2025/2026, operator madrasah kembali dihadapkan dengan proses pembaruan data pada sistem EMIS GTK yang terintegrasi dengan layanan Simpatika. Proses ini menjadi agenda rutin setiap pergantian semester karena seluruh data guru, kelas, jadwal pembelajaran hingga kelayakan tunjangan harus diperbarui agar sesuai dengan kondisi terbaru di madrasah.

Bagi operator baru, tahapan pengerjaan EMIS GTK sering kali terasa membingungkan. Banyak yang langsung mengatur jadwal atau data guru tanpa mengikuti alur kerja yang benar. Padahal sistem ini memiliki urutan pengerjaan yang saling berkaitan. Jika satu tahap terlewat, maka proses berikutnya seperti penerbitan S25 tidak dapat dilakukan.

Karena itu, memahami alur pengerjaan sejak awal menjadi langkah penting agar administrasi berjalan lancar dan tidak perlu mengulang pekerjaan di kemudian hari.

Gambaran Umum Sistem EMIS GTK dan Simpatika

EMIS GTK merupakan sistem pendataan resmi yang digunakan untuk mengelola informasi guru dan tenaga kependidikan di lingkungan madrasah. Data yang diinput dalam sistem ini nantinya terhubung langsung dengan Simpatika, terutama untuk kebutuhan administrasi tunjangan profesi guru.

Dalam praktiknya, operator madrasah bertanggung jawab memastikan beberapa komponen utama sudah lengkap, antara lain aktivasi akun guru, pengaturan kurikulum, pembagian kelas, jadwal mengajar, hingga validasi kelayakan guru.

Baca Juga:  Cara Input Data Siswa di EMIS GTK IMP Simpatika Terbaru 2026 Anti Gagal!

Jika semua tahapan dilakukan secara berurutan, maka proses akhir berupa cetak dokumen S25 dapat dilakukan tanpa kendala.

Tahapan Lengkap Pengerjaan EMIS GTK Sampai Cetak S25

Berikut urutan pengerjaan yang perlu dilakukan operator madrasah secara sistematis.

1. Mengaktifkan Seluruh Akun PTK Madrasah

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memastikan semua akun guru aktif.

Operator dapat meminta setiap guru login ke akun masing-masing
Aktivasi akun dilakukan melalui portal PTK
Alternatif lain, operator dapat membantu mengaktifkan akun secara manual
Pastikan seluruh guru selain kepala madrasah sudah aktif

Tahap ini penting karena data guru akan digunakan pada proses pembagian kelas dan jadwal mengajar.

2. Login Menggunakan Akun Admin Madrasah

Setelah semua akun aktif, operator masuk menggunakan akun admin.

Login menggunakan username dan password kepala madrasah
Masuk melalui halaman admin madrasah
Tunggu hingga dashboard utama muncul

Di halaman ini tersedia berbagai menu pengelolaan data yang harus diselesaikan satu per satu.

3. Sinkronisasi dan Pengaturan Kurikulum

Tahap berikutnya adalah memperbarui kurikulum yang digunakan.

Masuk ke menu Kurikulum
Pilih daftar mata pelajaran
Tentukan jenis kurikulum yang digunakan, baik Kurikulum 2013 maupun Kurikulum Merdeka
Lakukan sinkronisasi ulang data

Sinkronisasi diperlukan karena terdapat perubahan struktur pembelajaran pada semester terbaru. Beberapa program sebelumnya dapat berubah status menjadi tidak aktif.

Baca Juga:  Validasi INFOGTK Tahap 1 Terbaru 2025 yang sudah VALID TW 3

4. Mengatur Data Kelas dan Wali Kelas

Setelah kurikulum selesai, operator melanjutkan ke pengaturan kelas.

Masuk ke menu Kelas
Pilih daftar kelas yang tersedia
Klik edit kelas
Tentukan wali kelas sesuai pembagian terbaru
Simpan perubahan

Pastikan setiap kelas memiliki wali kelas aktif karena data ini akan digunakan dalam laporan akademik.

5. Menginput Jam Kerja Madrasah

Langkah selanjutnya berkaitan dengan jadwal operasional pembelajaran.

Masuk ke menu Jadwal
Isi jam kerja semester berjalan
Tambahkan jam pelajaran menggunakan tombol tambah
Sesuaikan dengan jadwal sekolah

Jam kerja menjadi dasar sistem dalam membaca beban mengajar guru.

6. Membuat Jadwal Pelajaran Mingguan

Tahapan ini termasuk bagian paling penting dalam EMIS GTK.

Pilih kelas yang akan diatur
Buka jadwal mingguan
Gunakan template jadwal
Tambahkan mata pelajaran satu per satu
Pilih guru pengampu
Tentukan durasi pelajaran
Simpan jadwal

Operator perlu memastikan tidak terjadi benturan jadwal, terutama jika satu guru mengajar di beberapa kelas.

7. Melengkapi Data Kehadiran Guru

Setelah jadwal selesai, tahap berikutnya adalah memastikan absensi tersedia.

Periksa data kehadiran guru
Pastikan tidak ada data kosong
Hindari jumlah alfa berlebihan
Lengkapi laporan kehadiran secara berkala

Data absensi berpengaruh terhadap validasi kelayakan guru.

8. Mengecek Menu Kelayakan Guru

Tahap berikutnya dilakukan melalui akun masing-masing guru.

Guru login ke akun pribadi
Buka menu kelayakan
Pastikan status sudah layak
Perbaiki data jika masih belum valid

Jika status kelayakan belum memenuhi syarat, maka proses administrasi berikutnya tidak bisa dilanjutkan.

9. Login Menggunakan Akun PTK Kepala Madrasah

Setelah semua data valid, operator masuk kembali menggunakan akun kepala madrasah namun melalui login PTK, bukan admin.

Baca Juga:  Alur Lengkap TKA 2026 dari Awal hingga Akhir yang Wajib Dipahami Sekolah

Masuk menggunakan akun kepala madrasah
Buka menu layanan Simpatika
Lanjutkan proses administrasi

Tahap ini menjadi pintu menuju penerbitan dokumen resmi.

10. Proses Cetak S25 Simpatika

Langkah terakhir adalah mencetak dokumen S25.

Pilih menu cetak S25
Periksa kembali data guru
Pastikan seluruh informasi sudah benar
Cetak dokumen

Dokumen S25 menjadi dasar untuk melanjutkan proses administrasi lain seperti SKBK, SKMT, dan dokumen lanjutan di Simpatika.

Kesimpulan

Pengerjaan EMIS GTK 2026 sebenarnya tidak rumit jika dilakukan sesuai urutan kerja yang benar. Dimulai dari aktivasi akun guru, pengaturan kurikulum, pembagian kelas, penyusunan jadwal hingga validasi kelayakan guru, seluruh proses saling terhubung satu sama lain.

Operator madrasah disarankan tidak melewati satu pun tahapan agar proses cetak S25 dapat dilakukan tanpa kendala. Dengan pengelolaan data yang rapi sejak awal semester, administrasi guru dan pelaporan pendidikan di madrasah dapat berjalan lebih efektif dan sesuai ketentuan sistem terbaru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button